Tampilkan postingan dengan label Manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manusia. Tampilkan semua postingan

Fibonanci

Sekilas Tentang Deret Fibonacci

Fibonacci
Sebelum itu saya ingin berbicara sedikit, mungkin bagi anda yang sekarang sudah kelas 9 SMP/MTs atau kelas 12SMA/MA sudah tahu apa itu bilangan Fibonacci. Ya, angka fibonacci juga di pelajari dalam mata pelajaran matematika, khususnya pada babBarisan Bilangan dan Deret. Nah, ternyata di balik angka Fibonacci itu terdapat banyak sekali rahasia. Rahasia di balik angka 1,618 yang di sebut sebagai angka Fibonacci ini menuai banyak ilmuwan untuk segera meneliti angka tersebut, dan ternyata… banyak sekali hal-hal yang dapat di temukan. Oleh karena itulah angka Fibonacci ini sering di katakan denganangka /Rasio emas. Nah, untuk itu mari kita simak uraian di bawah ini secara cermat dan teliti.
Penjelasan Angka Fibonacci
0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89,…..
Aturan pembentukan barisan bilangan di atas adalah “suku berikutnya diperoleh dengan menjumlahkan dua suku di depannya”.
Dua suku berikutnya adalah (55+89)=144 dan (89+144)=233.
Barisan 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233… disebut denganbarisan Fibonacci.
Barisan bilangan Fibonacci dapat dinyatakan sebagai berikut:
Fn = (x1n – x2n)/ sqrt(5)
dimana :
  • Fn adalah bilangan Fibonacci ke-n
  • x1 dan x2 adalah penyelesaian persamaan x2-x-1=0

Perbandingan antara Fn+1 dengan Fn hampir selalu sama untuk

sembarang nilai n dan mulai nilai n tertentu, perbandingan ini nilainya tetap. Perbandingan itu disebut Golden Ratio (Rasio Emas) yang nilainya mendekati 1,618.
Fakta-Fakta Bilangan Fibonacci

1. Jumlah Daun pada Bunga (petals)

Mungkin sebagian besar tidak terlalu memperhatikan jumlah daun pada sebuah bunga. Dan bila diamati, ternyata jumlah daun pada bunga itu menganut deret fibonacci. contohnya: 
- jumlah daun bunga 3 : bunga lili, iris
- jumlah daun bunga 5 : buttercup (sejenis bunga mangkok)
- jumlah daun bunga 13 : ragwort, corn marigold, cineraria,
- jumlah daun bunga 21 : aster, black-eyed susan, chicory
- jumlah daun bunga 34 : plantain, pyrethrum
- jumlah daun bunga 55,89 : michaelmas daisies, the asteraceae family

Ingin liat buktinya? silahkan diamati beberapa gambar berikut

2. Pola Bunga

Pola bunga juga menunjukkan adanya pola fibonacci ini, misalnya pada bunga matahari.
 
Dari titik tengah menuju ke lingkaran yang lebih luar, polanya mengikuti deret fibonacci.

3. Tubuh Manusia

- Tangan
Bila Anda ukur panjang jari Anda, kemudian Anda bandingkan dengan panjang lekuk jari, maka akan ketemu 1.618.

penjelasan :

- Coba bagi tinggi badan Anda dengan jarak pusar ke telapak kaki, ma
ka hasilnya adalah 1.618.
- Bandingkan panjang dari pundak ke ujung jari dengan panjang siku ke ujung jari, maka hasilnya adalah 1.618.

- Bandingkan panjang dari pinggang ke kaki dengan panjang lutut ke kaki, maka hasilnya adalah 1.618

- Semua perbandingan ukuran tubuh manusia adalah 1.618. benarkah? silahkan membuktikannya.

Hubungan Makkah dan Bilangan Fibonacci, dalam Al Qur’an
ayat1
Jika jumlah seluruh huruf dalam QS. Ali Imran (3) ayat 96, yang berjumlah 47, dibagi angka Fibonacci 1.618, di dapat...
47/1.618 = 29
Dimana angka 29, merupakan jumlah huruf dari pangkal ayat sampai kepada kata Bakkah (Makkah)…
(إِنَّ أَوَّلَ بَيۡتٍ۬ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِى بِبَكَّةَ مُبَارَكً۬ا وَهُدً۬ى لِّلۡعَـٰلَمِينَ (٩٦

Artinya: 
"Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam".(QS. Ali Imran/3 :96)

Wallahu'alam bishowab...

Nah bukti keajaiban bilangan fibonacci ini ada di sekitar kita dan mungkin kita lihat setiap hari tapi tidak disadari. Kita bisa menemukan bilangan Fibonacci dan Golden Ratio ini pada beberapa hal berikut ini :
  1. Jumlah daun pada bunga. Jumlah daun pada batang pertama satu. Jumlah daun pada batang kedua satu. Jumlah daun pada batang ketiga 2. Jumlah daun pada batang ke empat 3. Jumlah daun pada batang kelima lima. Jumlah daun pada batang keenam delapan. Dan seterusnya.
  2. Lebah. Perhatikan. Bukankah jumlah lebah betina pasti lebih banyak dari yang jantan? Dan jika dibandingkan maka rasio antara jumlah lebah betina dan lebah jantang adalah 1,618.
  3. Kerang Laut. Cangkang kerang laut berbentuk spiral. Jika dibandingkan antara panjang garis spiral paling depan dengan yang berikutnya maka hasilnya adalah 1,618.
  4. Galaksi / gugusan bintang. Yang juga bentuknya spiral bila diukur lingkar pusatnya akan kita temukan angka 1,618.
  5. Kelinci. Perkembangbiakan sepasang kelinci menurut penelitian juga mengikuti bilangan fibonacci.
  6. Samudera / Laut. Ombak di laut itu kelihatannya acak bukan? Namun ternyata bentuk lengkungan spiral dari ombak / gelombang laut juga memenuhi rasio 1,618.
  7. Lukisan Monalisa. Lukisan tersohor karya Leonardo Da Vinci ini didalamnya ditemukan perbandingan ukuran geometri untuk bentuk wajah Monalisa cocok dengan rasio 1,618. Dan memang rasio wajah manusia aslinya memang demikian. Ukuran wajah dibandingkan jarak hidung ke dagu adalah rasio 1,618. Jarak dagu ke bibir bawah dan hidung ke bibir atas jika dibandingkan akan ketemu angka 1,618. Bagaimana mungkin Leonardo Da Vinci bisa melukis sedemikian akurat? *aku juga gak tau.
  8. Tubuh manusia.
  • Bila anda mengukur panjang jari anda kemudian dibandingkan dengan lekuk jari maka akan dihasilkan nilai sebesar 1,618.
  • Bila anda ukur tinggi badan anda lalu anda bagi dengan jarak pusar ke telapak kaki maka hasilnya adalah 1,618.
  • Bandingkan panjang dari pundak ke ujung jari dengan panjang siku ke ujung jari. Hasilnya 1,618.
  • Bandingkan panjang dari pinggang ke kaki dengan panjang lutut ke kaki, maka hasilnya 1,618.
  • Struktur triplex DNA manusia bila dilihat dari atas akan nampak berbentuk spiral dan lagi-lagi akan kita temukan rasio 1,618.
.
Daun, telinga, serangga dan semua hal yang membentuk spiral jika dibandingkan panjang spiral terakhir dengan sebelumnya selalu ketemu angka 1,618. Angka ini bahkan akan kita temukan pada bangunan-bangunan kuno misalnya piramida mesir, candi prambanan, candi borobudur, parthenon dan sebagainya. Why? Ini sebuah misteri. Sebagaimana yang saya pernah tulis di catatan saya, jangan-jangan manusia jaman dahulu itu lebih canggih dari kita? Nah kembali ke topik. Rasio 1,618 ini menunjukkan SELF SIMILARITY alias SAMA DENGAN DIRINYA SENDIRI hanya dalam SKALA YANG BERBEDA. Fenomena apakah ini? Apalagi kalau bukan FRACTAL. Ya, bilangan Fibonacci ini adalah fenomena FRACTAL. Selalu ada sifat dari keseluruhan pada bagiannya saat dibagi hanya saja dalam ukuran yang lebih kecil.

Misteri Angka 7, Alfabet Inggris Dan Bilangan Pi Terhubung Langsung Dengan Sang Pencipta?

Salah satu rasio yang paling menonjol dalam matematika adalah rasio Pi (π 3.141) dimana Pi dianggap sebagai bilangan irasional yang tak terbatas dan transendental, pada dasarnya berarti memiliki urutan dan desimal yang tak terungkap. Banyak kebudayaan diseluruh periode kuno memahami sifat matematika dan geometri dan memahami bahwa tidak ada tanpa nomor dan geometri sebagai landasannya. Dalam hal mistik, keberadaan angka diciptakan dengan menggunakan prinsip dasar simbolis dan angka kosmologis. Jika Pi memang representasi matematis dari penciptaan alam semesta kita maka rasio ini menjadi dasar matematika atau struktur yang membentuk beragam fenomena yang terjadi di Bumi. 


Memisahkan 26 huruf alfabet Inggris menjadi dua bagian, dimana setiap sisi terbagi menjadi 13 huruf dimulai dari A sampai M pada sisi kiri dan N sampai Z disisi kanan. Tehnik ini berguna untuk membentuk simetri dan keseimbangan alfabet.

Misteri Angka 7, misteri Alfabet
Dengan menggunakan motif misteri angka 7 hari penciptaan yang tertulis pada kitab kuno, bisa ditetapkan angka yang akan digunakan pada alfabet dimulai dari A1, B2, C3, D4, E5, F6, G7 bertumpu pada G dan 7. Susunan ini akan berkorelasi langsung dengan simbol Kompas dan Persegi Freemasonik. Makna dari G pada Persegi dan Kompas telah lama dihapus pengetahuan modern dan arsitektur bangunan, dimana posisi ini sebenarnya fokus dipusat. Sementara angka dan huruf disisi kiri dimulai dari H6, I5, J4, K3, L2, M1, berguna untuk menjaga simetri atau untuk menciptakan keseimbangan dalam alfabet, dan keseluruhan filsafatnya dapat diterapkan kesisi kanan.

Dalam simbol Yahudi Menorah bercabang 7, dimana nantinya akan menyoroti angka bilangan prima dengan angka non-bilangan prima di kedua sisi alfabet. Dengan menambahkan bilangan non-prima ditemukan angka 22 (1+4+6+6+4+1=22), dimana jika angka 22 dibagi dengan angka 7 (pilar utama) sama dengan 3.142 atau sama saja hampir mendekati Pi.

misteri angka 7 Tetragrammaton, Yahweh Dia Vov Dia Yod
Kedua sisi alfabet kiri-kanan digabungkan (22/7=Pi dan 22/7=Pi), Pi yang dihasilkan angka 7 akan membentuk Tetragrammaton, nama suci Tuhan yang dikenal sebagai Yahweh (YHWH) atau Jehovah. Tetra artinya empat dan diakui dalam empat karakter dalam bahasa Ibrani (Dia Vov Dia Yod). Grammaton adalah tata bahasa, dalam bahasa Ibrani disebut Gematria, jadi Tetragramaton jika dijumlahkan menjadi 26.
Penggunaan bahasa nama Tuhan (Lord) dan Allah (God) bisa ditemukan dalam Alkitab kuno. Kedua nama tersebut (Lord-God) jika dijumlahkan menghasilkan angka 13, dimana angka 13 merupakan setengah dari jumlah alfabet. 
Dengan menggabungkan kedua nama akan ditemukan angka 26, hal yang sama ditemukan dalam Tetragrammaton dan jumlah huruf alfabet. Afabet Inggris diciptakan menggunakan periode tujuh tahun, sistem tujuh makhluk ditambahkan karena pilar sentral berada diposisi ketujuh atau G dan T. 
Misteri angka 7 telah lama menjadi nomor terkait dengan Esoteris, spiritual dan dianggap mistis. 7 hari penciptaan, 7 cakra dan 7 bintang Pleiades, semua referensi sejarah dan mitologi mengarah pada angka 7. Pada angka 7 akan ditenemukan rasio Pi, ketika dijumlahkan akan menjadi 22 dan angka 22 dibagi dengan 7 sama dengan 3.142 (Pi). Tahukah Anda,... rasio Pi telah bersembunyi didalam bahasa manusia sepanjang waktu. Menurut representasi simbolis Tetragrammaton, rasio Pi memiliki koneksi langsung kepada Tuhan, Sang Pencipta.
Ketika alfabet dibagi menjadi dua akan ditemukan dualitas atau polaritas, serta simetri dengan 26 surat. Dualitas paling menonjol di alam manusia dalam bentuk jenis kelamin (laki-laki dan perempuan). Sama seperti belahan otak kiri dan otak kanan, sisi kiri alfabet maskulin dan sisi kanan alfabet feminin. Dengan menyamakan kedua bagian alfabet akan ditemukan kode angka disetiap setengah jumlah alfabet yang berhubungan langsung dengan anatomi manusia. 

Misteri Angka 7 Pada Dadu


Dadu tertua yang pernah ditemukan berusia 5000 tahun lalu, berada di Burnt City, sebuah situs arkeologi di timur selatan Iran. Permainan tradisional dadu terdiri dari dua kubus atau Hexahedrons (enam sisi) dimana angka 1 sampai 6 ditempatkan disekitar kubus. Tetapi, jika angka disisi belakangnya dijumlahkan selalu menghasilkan misteri angka 7. Diantaranya, kebalikan (sisi belakang) dari angka 1 adalah 6, kebalikan angka 2 adalah 5, kebalikan angka 3 adalah 4. Jadi, ketika dadu dilemparkan pasti akan menghasilkan angka 7.

Misteri Angka 7 Dadu, misteri dadu
Angka dadu dimulai dari 1 sampai 6, hal ini akan menunjukkan sepasang dadu disetiap sisi, satu ditujukan kepada pria dan satu untuk wanita. budaya melempar dadu bisa dilihat dari tradisi terdahulu yang melempar tulang untuk meminta petunjuk Tuhan. Banyak bukti kuno yang menyiratkan bahwa dadu dibuat dari tulang hewan, menunjukkan adanya signifikansi okultisme Esoteris dan mendalam.

Dadu memberi dasar numerik dalam alfabet dan menyampaikan pesan mistis mendalam dalam bahasa manusia. Melalui jenis kelamin yang diwakili setiap huruf alfabet, setidaknya memberi makna kepada pria dan wanita dimana misteri angka 7 mewakili cahaya langit yang keluar dari rasio Pi dan setiap manusia terdiri dari 206 tulang.

Referensi

  • The Peacock's Tales - The Alchemical Writings of Claudia Pavonis, by Marty Leeds, 2014. 
  • Pi & The English Alphabet Vol 1, by Marty Leeds, Publisher: CreateSpace Independent Publishing Platform (2012). 
  • Brahma, Vishnu, and Shiva within an OM, in a Mahabharata manuscript from 1795, image courtesy of Wikimedia Commons.

Pegangan Touring Ziarah




 FATIHAH TAHLIL

إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَلْفَاتِحَةْ
ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَاْلأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ وَاْلمُصَنِّفِيْنَ وَجَمِيْعِ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ اَلْفَاتِحَةْ
ثُمَّ إليَ جَمِيْعِ أَهْلِ اْلقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ وَمَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا اَبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادَنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخَنَا وَمَشَايِخَ مَشَايِخِنَا
وَلِمَنِ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ وَخُصُوْصًا......... اَلْفَاتِحَةْ


BACAAN TAHLIL
Bacaan-bacaan detail tahlhl ada sedikit perbedaan antara satu daerah dengan daerah yang lain walaupun tidak begitu prinsip. Bacaan di bawah merupakan standar umum bacaan tahlil.
Catatan: Surat Al-Ikhlas dibaca 3x. Sedang surat Al Falaq dan An Nas masing-masing dibaca sekali.


سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَد

لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِن شَرِّ مَا خَلَقَ * وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ *
وَمِن شَرِّ النَّفَّـثَـتِ فِى الْعُقَدِ * وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّين أمِينْ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. الم ذَلِكَ اْلكِتَابُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. اَلَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ.وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْاخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ. اُولئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَاُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ. وَإِلهُكُمْ إِلهُ وَاحِدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ اللهُ لاَ إِلَهَ اِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ الْقَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ. لَهُ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَافِى اْلأَرْضِ مَنْ ذَالَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلاَ يَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. لِلّهِ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَا في اْلأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوْا مَافِى أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوْهُ
يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهِ فَيُغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ. وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. امَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَبَّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ. كُلٌّ امَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَنُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاَيُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَاكَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَااكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَتُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَ أَوْ أَخْطَعْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَطَاقَةَ لَنَا بِهِ

وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا 7
أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ. إِرْحَمْنَا يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 7

أللّهمّ اصْرِفْ عَنَّا السُّوْءَ بِمَا شِئْتَ وَكَيْفَ شِئْتَ إِنَّكَ عَلَى مَاتَشَاءُ قَدِيْرُ 3

وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ إِنَّهُ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. إِنَّمَا يُرِيْدُ اللهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا. إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِي يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا.

أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ نُوْرِ الْهُدَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ.

أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ شَمْسِ الضُّحَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْعَدَدَ
مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ

أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ*الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ بَدْرِ الدُّجَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ.

وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ سَادَتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ. وَحَسْبُنَا الله وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم 3

أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ مَوْجُوْدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ مَعْبُوْدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ بَاقٍ ,

اَإِلهَ إِلاَّ اللهُ 100
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ نَبِيُّ الله
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ الله
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ يَارَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ

بْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 33
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ أَجْمَعِيْنَ. الفاتحة


DOA SETELAH TAHLIL 
Bacaan doa setelah tahlil selesai adalah sebagai berikut (pilih salah satu):

DOA TAHLIL I:


أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمن الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. أَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى اْلأَوَّلِيْنَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى اْلأخِرِيْنَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى اْلمَلَإِ اْلأَعْلَى إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . أَللّهُمَّ اجْعَلْ وَأَوْصِلْ ثَوَابَ مَا قَرَأْنَاهُ مِنَ اْلقُرْأنِ الْعَظِيْمِ . وَمَا هَلَّلْنَاهُ مِنْ قَوْلِ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَقَوْلِ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ وَمَا صَلَّيْنَاهُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ فِى هذَااْلمَجْلِسِ اْلمُبَارَكِ هَدِيَّةً وَاصِلَةً إِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِناَ وَنَبِيِّناَ وَمَوْلَناَ مُحَمَّدٍ ثُمَّ إِلَى أَرْوَاحِ أباَئِهِ وَإِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَأَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ وَأَهْلِ بَيْتِهِ أَجْمَعِيْنَ
وَاْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ وَالأَئِمَّةِ اْلمُجْتَهِدِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ اْلعَامِلِيْنَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ أَجْمَعِيْنَ . وَخُصُوْصًا إِلى رُوْحِ ( فُلَانْ إِبْنُ فُلَانْ ) أَللّهُمَّ اجْعَلْهُ فِدَاءً لَهُ مِنَ النَّارِ وَفِكَاكاً لَهُمْ مِنَ النَّارِ . أَللّهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ وَوَالِدِيْنَا وَوَالِدِيْهِمْ وَلِجَمِيْعِ اْلمُسْلِمِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . أَللّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلَامَ وَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَأَهْلِكِ اْلكَفَرَةَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ , وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلى يَوْمِ الدِّيْنِ , أَللّهُمَّ أَمِنَّا فِىْ دُوْرِنَا , وَأَصْلِحْ وَلَاةَ أُمُوْرِنَا وَاجْعَلِ اللّهُمَّ وِلَايَتَنَا فِيْمَنْ خَافَ وَاتَّقَاكَ . أَللّهُمَّ انْصُرْ سُلْطَانَنَا سُلْطَانَ اْلمُسْلِمِيْنَ , وَانْصُرْ وُزَرَاءَهُ وَوُكَلاَءَهُ وَعَسَاكِرَهُ وَعُلَمَاءَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. وَاكْتُبِ السَّلاَمَةَ وَاْلعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى اْلحُجَّاجِ
وَاْلغُزَاةِ وَاْلمُسَافِرِيْنَ وَاْلمُقِيْمِيْنَ فِى إِنْدُوْنَيْسِيَّا وَغَيْرِهِمْ مِنَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَألِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَاْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
أمين

DOA TAHLIL II


أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.

اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلاَوَّلِيْنَ.
وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلآخِرِيْنَ.
وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ.

وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْملاَءِ اْلاَعْلَى اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللهُمَّ اجْعَلْ وَاَوْصِلْ وَتَقَبَّلْ مَا قَرَأْنَاهُ مِنَ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَمَا قُلْنَاهُ مِنْ قَوْلِ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَمَا سَبَّحْنَا اللهَ وَبِحَمْدِهِ.

وَمَا صَلَّيْنَاهُ عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِئْ هَاذَا الْمَجْلِسِ الْمُبَارَكِ هَدِيَّةً وَّاصِلَةً وَّرَحْمَةً نَّازِلَةً وَّبَربكَةً شَامِلَةً وَصَدَقَةً مُتَقَبَّلَةً نُقَدِّمٌ ذَالِكَ وَنُهْدِئهِ اِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا وَحَبِيْبِنَا وَشَفِيْعِنَا وَقُرَّةِ اَعْيُنِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَاِلَى جَمِيْعِ اِخْوَانِهِ مِنَ اْلاَنْبِيَاءِ وَالْمُرَْلِيْنَ، وَاْلاَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالْعُلَمَاِءِ الْعَامِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلَصِيْنَ وَجَمِيْعِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا اِلَى سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجَيْلاَنِى.

وَخُصُوْصًا اِلَى حَضْرَةِ رُوْحِ (nama yang meninggal)

ثُمَّ اِلَى جَمِيْعِ اَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ وَمَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا اِلَى آبَائِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَاَجْدَاتِنَا وَجَدَّاتِنَا وَنَخُصُّ خُصُوْصًا اِلَى مَنِ اجْتَمَعْنَا هَاهُنَا بِسَبَبِهِ وَِلاََجْلِهِ. اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اَللهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ عَلَى اَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ اَهْلِ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةُ..

Modifikasi

Modifikasi merupakan bagian penting buat para scooterist untuk memperbaiki/memanjakan kuda besi mereka, berbagai macam aliran dan jenis modifikasi diciptakan sesuai dengan kreatifitas para scooterist, mulai dari yang mulus/original sampai dari yang ekstrim bahkan yang mereka sebut scooter rongsok /RAT. Berikut lima aliran modifikasi vespa yang populer di kalangan scooterist indonesia :
1.Scooter classic

Vespa beraliran classic ini mengutamakan sebuah original dari bagian-bagian vespa tersebut, para scooterist beraliran kalsik ini cenderung mengutamakan keaslian dari vespa mereka dengan kesan klasik dan elegan adalah ciri khas vespa beraliran klasik ini.
2.Vespa Rat Bikers (vespa rongsok)

Vespa yang satu ini merupakan aliran yang bisa dibilang “nyentrik” dan bahkan sebagian orang berkata bahwa jenis ini adalah ciri khas scooterist indonesia, modifikasi dengan cara ekstrim menggunakan apa saja yang bisa di ambil mungkin,hehe… layaknya gubuk bermesin di jalan raya membuat vespa yang satu ini sangatlah menjadi perhatian dan menyita perhatian tentunya.
3.Vespa Otopet

Otopet merupakan modifikasi unik dari vespa, aliran ini bisa dikatakan masih baru karena otopet populer sejak tahun 2010 lalu, jenis vespa ini menyerupai scooter yang hanya terdapat roda dan stang berdiri, so, pengguna otopet memakainya dengan posisi berdiri, namun saat ini sudah ada bahkan banyak para scooterist yang memodifikasi vespa otopetnya dengan jok/sadle di belakangnya.
4.Vespa EXTREME

vespa extreme merupakan aliran vespa yang menonjolkan unsur asah ide dan kreatifitas, karena aliran ini vespa-vespa yang doimodifikasi sudah tidak seperti aslinya, bahkan tampang vespa sudah tidak terlihat lagi, bentuknya yang beragam mulai dari bentuk mobil, ATV, bahkan gokart. sangat unik sekali.
5.Vespa Racing.

vespa racing merupakan aliran vespa dengan modifikasi minimalis sesuai namanya, yaitu vespa untuk balap bro :D , vespa jenis ini mengutamakan akselerasi dan mesin saja, namun bentuknya juga bereda dan sedikit terdapat perubahan seperti kroak body dll.

itulah jenis-jenis modofikasi vespa para scooterist dengan sejuta kreatifitasnya, kalo kalian suka aliran yang mana? :D

Realita Angka dan Bilangan



Berikut kami sajikan tentang keunggulan matematika. Bagi orang/anak yang senang matematika, ini adalah sesuatu yang menarik, yang oleh sebagian guru matematika dikatakan sebagai SULAP MATEMATIKA

1. Realita 1

Tahukah kalian fakta menarik dari angka:142 857
ketika anda kalikan angka tersebut dengan angka 1 s.d 6 hasilnya adalah angka-angka  di dalam
bilangan tersebut hanya berubah tempat aja.(tapi semua digit angkanya sama)

142 857 * 1 = 142 857
142 857 * 2 = 285 714
142 857 * 3 = 428 571
142 857 * 4 = 571 428
142 857 * 5 = 714 285
142 857 * 6 = 857 142

dan ketika anda kalikan dengan "7" maka hasilnya adalah 999 999.

juga, 142 + 857 = 999,



14 + 28 + 57 = 99.

dan: 142 857 pangkat dua = 20408122449.
20408+122449 = 142 857.

2. Realita  2
11.111.111 x 111.111.111 = 12.345.678.987.654.321


3. Realita  3

Perkalian angka 37 dengan angka kelipatan 3

3 x 37 = 111
6 x 37 = 222
9 x 37 = 333
12 x 37 = 444
15 x 37 = 555
18 x 37 = 666
21 x 37 = 777
24 x 37 = 888
27 x 37 = 999

4. Realita 4

Trapeze #1:

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111

Trapeze #2:

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

Trapeze #3:

0 x 9 + 8 = 8
9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888
987654321 x 9 - 1 = 8888888888
9876543210 x 9 - 2 = 88888888888

1. Realita 1

123456789 x 0.9 = 11111111
123456789 x 1.8 = 22222222
123456789 x 2.7 = 33333333
123456789 x 3.6 = 44444444
123456789 x 4.5 = 55555555
123456789 x 5.4 = 66666666
123456789 x 6.3 = 77777777
123456789 x 7.2 = 88888888
123456789 x 8.1 = 99999999

Gak percaya ?
Bisa dicoba kok pake kalkulator . 

Amazing 9



mungkin sudah banyak yang mendengar tentang keajaiban angka sembilan, tapi biarpun tulisan ini mungkin pernah ditulis oleh orang lain. kali ini saya mau mengupas sedikit tentang keistimewaan angka 9.
orang bilang angka 9 adalah angka yang tertinggi (soalnya orang pakai angka berbasis sepuluh, jadi angka 9 memiliki derajat tertinggi dari angka lain), karena ia memiliki posisi tertinggi dari angka lain dalam desimal, maka jika kita mengalikan angka berapapun dari angka 9,  jika kita menjumlahkan angka-angka pembentuk perkalian, hasilnya akan tetep 9. coba lihat dibawah :
  • 9 x 2 = 18 (1+8=9)
  • 9 x 8 = 72 (7+2=9)
  • 9 x 11= 99 (9 + 9 = 18 —> 18 (1+8=9))
  • 9 × 9 = 81 (8 + 1 = 9)
  • 121 × 9 = 1089 (1 + 0 + 8 + 9 = 18; 1 + 8 = 9)
  • 234 × 9 = 2106 (2 + 1 + 0 + 6 = 9)
  • 578329 × 9 = 5204961 (5 + 2 + 0 + 4 + 9 + 6 + 1 = 27; 2 + 7 = 9)

kejaiban lain dari angka sembilan adalah setiap pengali yang bersesuaian akan memiliki pembentuk angka yang sama, yang berbeda hanyalah penambahan angka nol, misalnya jika kita akan mengalikan 9 dengan angka 1 – 9,
  • 9 x 1 = 9 atau bisa ditulis (09), keblikan dari 9 x10
  • 9 x 2 = 18 kebalikan dari 9 x 9
  • 9 x 3 = 27 kebalikan dari 9 x 8
  • 9 x 4  = 36 kebalikan dari 9 x 7
  • 9 x 5 = 45 kebalikan dari 9 x 6
  • 9 x 6 = 54 kebalikan dari 9 x 5
  • 9 x 7 = 63 kebalikan dari 9 x 4
  • 9 x 8 = 72 kebalikan dari 9 x 3
  • 9 x 9 = 81 kebalikan dari 9 x 2
  • 9 x 10 = 90 kebalikan dari 9 x 1
angka-angka pengali tersebut akan berkebalikan satu sama lain, untuk angka yang lebih besar dari 90, misalnya 9 x 11, ia akan bersesuaian dengan angka pada basis 1000 dan seterusnya. misalnya :
  • 9 x 11 = 99, atau ditulis dengan 099, akan berkebalikan dengan 9 x 110 = 990
  • 9 x 12 = 108, akan berkebalikan dengan 9 x 89 = 801

fakta menarik lain dari angka 9 adalah berapapun kita mengalikan angka 9, kemudian kita jumlahkan hasilnya seperti sebelum, dalam posisi bagaimanapun model penjumlahanya akan tetap menghasilkan 9, selain itu, bagaimanapun perubahanan susunanya akan tetap menghasilkan angka 9, contoh :
  • 9 x 221 = 1989
jika kita susun ulang 1989 dan menjumlahkanya, bagaimanapun susunanya hasilnya tetap 9, contoh :
NUMBER 1989
  • 1989  =   1989 =   9    X    221
  • 198+9  =  207  =  9    X    23
  • 19+89   = 108  =  9    X    12
  • 19+8+9  =  36   = 9    X    4
  • 1+989   = 990   =  9    X    110
  • 1+98+9  =  108  =  9    X    12
  • 1+9+89   = 99  =  9    X    11
  • 1+9+8+9  =  27  =  9    X    3

dan bagaimanapun kita menuyusun elemen 1989, dan kita pecah ulang seperti diatas, hasilnya menjadi kelipatan 9, misalnya kita ubah susunan 1989 menjadi 1998, kemudian kita susun ulang seperti diatas :
NUMBER 1998
  • 1998  =   1998 =   9    X    222
  • 199+8  =  207  =  9    X    23
  • 19+98   = 117  =  9    X    13
  • 19+9+8 =  36   = 9    X    4
  • 1+998   = 999   =  9    X    111
  • 1+99+8  =  108  =  9    X    12
  • 1+9+98   = 108  =  9    X    12
  • 1+9+9+8  =  27  =  9    X    3

begitu pula jika mengubah susunan angka 1989 menjadi kebalikan (9891), hasil tiap elemen penjumlahanya akan sama dengan kelipatan 9.
NUMBER 9891
  • 9891 =    9891  =  9    X    1099
  • 989+1 =   990  =  9    X    110
  • 98+91  =  189  =  9    X    21
  • 98+9+1 =   108  =  9    X    12
  • 9+891  =  900  =  9    X    100
  • 9+89+1  =  99  =  9    X    11
  • 9+8+91  =  108  =  9    X    12
  • 9+8+9+1  =  27  =  9    X    3

fakta lain yang cukup unik adalah, mengurangkan 2 angka yang saling berkebalikan satu elemenya akan menghasilkan angka 9, tidak masalah mana elemen yang kita tukar posisinya.
  • 41-14 = 27 –> 3 x 9 ; 2 +7 =9 (1 dan 4 tukar posisi)
  • 13245 – 12345 = 900 –> 9 x 100 ; 9+0+0=9 (3 dan 2 tukar posisi)
  • 987654321 – 187654329 = 799999992 –> 9 x 88888888; (9 tukar posisi dengan 1)

fakta unik lain, 9 merupakan kebalikan angka 6, oleh sebab itu angka 9 sering dihubung-hubungkan dengan angka 666, tahun 1999 merupakan tahun yang sempat mencuat mitos tentang angka setan 666, karena para pendeta sering mendapati petujuk yang terbalik. selain itu bentuk biner dari angka 9 juga tepat terbalik dengan angka 6
  • 6 bentuk binernya 0110
  • 9 bentuk binernya 1001

fakta unik lain dari pengalian angka 9 adalah terdapat pattern yang cukup unik dari hasil kali angka 9.
  • 12345679  x  9    =  111111111
  • 12345679  x  18  =  222222222
  • 12345679  x  27  =  333333333
  • 12345679  x  36  =  444444444
  • 12345679  x  45  =  555555555
  • 12345679  x  54  =  666666666
  • 12345679  x  63  =  777777777
  • 12345679  x  72  =  888888888
  • 12345679  x  81  =  999999999

begitulah teman-teman kisah tentang angka 9, nanti kalo ada yang unik lagi insya Allah saya share lagi kelanjutanya disini. kalo ada yang ingin share tentang uniknya angka 9, silakan comment di bawah. Salam angka 9

Allah dan 11


Bila kita menghitung nilai numerik dari lafadz Allah SWT, yang terdiri dari huruf alif = 1, lam = 30, lam = 30 dan ha (huwa) = 5, maka akan diperoleh hasil 1 + 30 + 30 + 5 = 66 atau 11 x 6. Berarti lafadz Allah SWT memiliki unsur bilangan 11.
(mengenai nilai numerik Al Qur’an, bisa dipelajari dalam tulisan : (MUKJIZAT) BILANGAN NUMERIK AL QUR’AN ada di postingan sebelum ini)
Kalimat Al-Asma’ul Husna terdiri dari 11 huruf Arab. Kalimat ini disebutkan dalam 4 ayat pada 4 surat yang berbeda, yaitu:
1. QS Al-A’raf (7) ayat 180: “Dan Allah memiliki Asma’ul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma’ul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
2. QS Al Isra’ (17) ayat 110: “Katakanlah (Muhammad), ’Serulah Allah atau serulah Ar Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asma’ul Husna) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam sholat dan janganlah (pula) merendahkannya dan usahakanlah jalan tengah di antara kedua itu.”
3. QS Thaha (20) ayat 8, ”(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik.”
4. QS Al-Hasyr (59) ayat 24, ”Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.”
Jika nomor surat tadi dijajarkan dengan hasil penjumlahannya, diperoleh kelipatan 11; 7 17 20 59 103 = 11 x 652.005.373. Angka 103 merupakan hasil penjumlahan nomor surat 7 + 17 + 20 + 59.
Demikian juga, jika nomor ayat tersebut di atas dijajarkan dengan jumlah nomornya, didapat : 180 110 8 24 322 = 11 x 16.373.711.302. Angka 322 adalah hasil penjumlahan nomor ayat 180 + 110 + 8 + 24.
Sementara lafadz utusan-Nya Nabi Muhammad SAW, yang terdiri dari huruf mim = 40, ha (hayyun) = 8, mim = 40 dan dal = 4, maka akan diperoleh hasil 40 + 8 + 40 + 4 = 92, dengan demikian memiliki unsur 11, yaitu 9 + 2 = 11.
Selain itu, di dalam Al Qur’an, kita mengenal surat Muhammad merupakan surah ke-47. Surat ini ternyata memiliki unsur bilangan 11, yaitu 4 + 7 = 11, dan terdiri dari 38 ayat, yaitu 3 + 8 = 11.
Demikian juga dengan surat Al Muddatstsir, yang berhubungan dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW, merupakan surat ke-74, yaitu 7 + 4 = 11, yang terdiri dari 56 ayat, dengan 5 + 6 = 11.
Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi semua muslim dan senantiasa lebih bertakwa pada Allah SWT.

Tuhan dan 0



tuhan : kata orang islam, tuhan itu tak berawal dan berakhir, dia diluar ruang dan waktu..

Nol : kata orang matematika, angka nol secara bentuk (geometrik angka/bilangan) tak punya awal dan akhir.

tuhan:  tuhan memberi segala sesuatu kepada mahluknya, kepunyaan dia tidak berkurang.

Nol : Nol jika dibagi dengan angka berapa pun (kecuali Nol) hasilnya tetap nol, artinya tidak berkurang dan tidak bertambah.

Tuhan : derajat hamba (mahluk) dinilai bergantung amal ibadah (kedekatan) kepada tuhan.

Nol : jika angka dibelakang koma (kedekatan dengan Nol) akan bertambah nilainya (0,001), semakin dekat (0,01) akan lebih bertambah nilainya. (10)..

Tuhan: aku ada, namun kebanyakan mahlukku menganggap aku tidak ada (secara materi/alam indra).

Nol : angka nol sering dibilang "kosong"(tidak ada), bukan berarrti "tidak bernilai" (ada).. 

Tuhan : jika mahluk dihadapkan denganku, maka dia akan hancur lebur (contoh jibril disaat isra mi'raj nabi)

Nol : jika dikalikan dengan angka berapapun, akan tetap sama dengan NOl

Tuhan : jika mahluk ingin melebihi tuhan, tak akan sanggup.karna kekuatan tuhan "tak terhingga"..

NOL : jika angka berapapun (kecuali nol) dibagi dengan NOL, hasilnya tetap tak terhingga (~)...

apakah filsafat matematika sedang mengajarkan kita untuk mengenal tuhan??

Mitos Angka 7



Bicara soal angka 7 mengingatkan saya pada seorang sahabat semasa SMA sekaligus guru matematika yang sangat baik (Bapak Sugiat) tetapi entah kenapa banyak murid murid yang kurang berkenan. Mungkin saja alasan mereka kurang suka adalah karena mata pelajaran yang di ajarkan. Tapi sesungguhnya pak Sugiat adalah sosok dan pribadi yang menyenangkan.
………..
Sampailah pada suatu pagi, pelajaran pertama di hari senin pula adalah matematika. Senin itu ribet riweh, malas, dan macet. Tanpa disangka begitu Pak Sugiat masuk ruang kelas, absen pun selesai. Kemudian Pak Sugiat membagikan hasil ulangan minggu lalu. Ada salah satu teman (Heri) yang kebetulan sekali dapat nilai 7 dan itu adalah nilai 7 pertama setelah dua tahun duduk di bangku SMA, biasanya dia mendapat nilai 6. Saking bahagianya si Heri jingkrak jingkrak, lalu Pak Sugiat bilang “ Heri kamu harus banyak latihan, jangan terlalu bangga dengan angka 7 hari ini, asal kamu tau saja bahwa angka 7 yang saya berikan itu ada maknanya.” Kontan si Heri bertanya apakah makna yang dimaksud pak Sugiat. “Kalau boleh tau apa makna angka 7 yang bapak  maksud?” Angka 7 itu dalam bahasa Jawa adalah “pitu” karena saya orang Jawa, maka angka 7 itu adalah angka “pitulungan”. Murid murid yang ngerti bahasa Jawa semua tertawa ngakak, karena pitulungan itu artinya“pertolongan”. Sinopsis  diatas adalah sekelumit cerita di masa SMA.
………..
Kembali ke angka 7, menurut cerita angka 7 telah mempesona sejak jaman dahulu kala. Di China angka 7 dihubungkan dengan kehidupan gadis, dimana gadis mempunyai gigi susu pada usia 7 bulan dan tanggal pada usia 7 tahun, dalam 2 x 7 tahun “roda yin” membuka ketika ia mencapai masa puber, dan pada 7 x 7 = 49 datanglah masa monopause.
……….
Kesakralan angka 7 tidak ditemui di Amerika pra-Columbian dimana bangsa Maya percaya bahwa pada 7 lapis langit dan menganggap 7 sebagai angka penjuru mata angin.
……..
Dalam agama Yahudi (agama sebelum nabi Ibrahim. AS, atau agama pada jaman sebelum Masehi) hari ke 7 menjadi hari libur suci, sehinga di sakralkan, pada hari ke 7 itu larangan bekerja di ubah menjadi perintah. Dalam kitab perjanjian lama penuh angka 7. Pada generasi ke 7 setelah Adam hiduplah Lamech (silsilah dari Adam ) selama 777 tahun dan harus membayar balas dendam selama 777 tahun (Kejadian : 4.24). Tujuh tahun langkah menuju kuil sulaiman berhubungan dengan 7 cerita tentang kuil kuil Babilonia. Lalu Merpati Nuh menghilang selama 7 hari, dan tanda tanda datangnya muncul selama 7 hari, sungai Eufrat terbagi menjadi 7 aliran.
……..
Pada abad ke -14, sejarawan Mesir al-Maqrizi mengatakan bahwa orang orang kristen di Mesir (Koptik) merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta kecil di gereja mereka. Dimana pesta yang dilangsungkan adalah 7 untuk pesta kesenangan dan 7 untuk pesta kesedihanMaria yang selaras dengan irama heptadik. Oleh karena itu dalam musik renaisans terdapat sejumlah lagu dengan 7 suara, yang biasanya dipersembahkan kepada Perawan Maria atau berkaitan dengan 7 pahala Roh Kudus.
…………
Angka 7 juga banyak di jumpai di India, menurut cerita, angka 7 adalah angka penting terpenting di Weda selain angka 3. Angka 7 secara khusus berkaitan dengan Agni, dewa Api yang memiliki 7 istri, ibu atau adik serta 7 api, balok atau lidah, dan lagu lagu yang diperuntukkan baginya berjumlah 7. Dalam kepercayaan merea dewa matahari mempunyai 7 kuda penarik keretanya di langit.
……….
Dalam Budha (sidharta Gautama) yang baru lahir diyakini oleh pengikutnya, ketika lahir langsung menapak 7 langkah. Ia mencari keselamatan selama 7 tahun dan mengitari pohon bodhi selama 7 kali sebelum duduk bermeditasi dibawahnya. Masih menurut cerita, bahwa Syurga Budha mempunyai 7 teras, 7 karya keagamaan akan membawa manfaat bagi orang orang yang mempercayai kehidupan ini.
………
Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7 adalah dasar dari akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan seterusnya.
Dalam islam, yang menarik dan untuk dicatat adalah, bahwa surah pertama dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah, Muhammad rasul Allah terdiri dari 7 kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan menciptakan langit dan bumi menjadi 7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di lepar dalam 3 kali masing masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut (melempar jumroh).
………
Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi. Tasawuf memperbincangkan 7 Lathaaif, atau titik titik subtil pada tubuh tempat kaum Sufi memusatkan kekuatan spiritualnya.
Dalam tradisi Jawa, ada moment tertentu yang berhubungan dengan angka 7. Sebagai contoh ketika orang hamil sudah usia 7 bulan, maka diadakan selamatan dengan istilah yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada bayi yang telah berusia 7 bulan, maka ada prosesi yang dinamakan turun tanah.
Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Berkehendak telah menciptakan alam semsta dengan penuh misteri, seperti misteri nya angka 7. Allahu’Alam.
………
Uraian diatas adalah berdasar dari apa yang pernah saya baca, ada yang berasal dari koran bekas (lama) yang tanpa sengaja ada di meja tamu saat sayaberkunjung ke rumah sahabat juga kerabat, bahkan kadang nemu hanya selembar saja, dan juga dari cerita para orang tua, pak Kyai ketika ceramah di surau, lalu kadang nyari di Internet. Seperti biasa uraian ini terlalu sederhana dengan menggunakan bahasa yang sederhana pula. Dengan segala kerendahan hati jika ada para sahabat, kerabat atau pembaca artikel ini ada yang berkenan menambahi saya dengan senang hati mempersilahkan. Bebas ber-argumen dan boleh beda pastinya.

Populer