Absolutely amazing!


Beauty of Mathematics !!!!!!!
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321
1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111
9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888
Brilliant, isn’t it?
And look at this symmetry:
1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

Tuhan dan 0



tuhan : kata orang islam, tuhan itu tak berawal dan berakhir, dia diluar ruang dan waktu..

Nol : kata orang matematika, angka nol secara bentuk (geometrik angka/bilangan) tak punya awal dan akhir.

tuhan:  tuhan memberi segala sesuatu kepada mahluknya, kepunyaan dia tidak berkurang.

Nol : Nol jika dibagi dengan angka berapa pun (kecuali Nol) hasilnya tetap nol, artinya tidak berkurang dan tidak bertambah.

Tuhan : derajat hamba (mahluk) dinilai bergantung amal ibadah (kedekatan) kepada tuhan.

Nol : jika angka dibelakang koma (kedekatan dengan Nol) akan bertambah nilainya (0,001), semakin dekat (0,01) akan lebih bertambah nilainya. (10)..

Tuhan: aku ada, namun kebanyakan mahlukku menganggap aku tidak ada (secara materi/alam indra).

Nol : angka nol sering dibilang "kosong"(tidak ada), bukan berarrti "tidak bernilai" (ada).. 

Tuhan : jika mahluk dihadapkan denganku, maka dia akan hancur lebur (contoh jibril disaat isra mi'raj nabi)

Nol : jika dikalikan dengan angka berapapun, akan tetap sama dengan NOl

Tuhan : jika mahluk ingin melebihi tuhan, tak akan sanggup.karna kekuatan tuhan "tak terhingga"..

NOL : jika angka berapapun (kecuali nol) dibagi dengan NOL, hasilnya tetap tak terhingga (~)...

apakah filsafat matematika sedang mengajarkan kita untuk mengenal tuhan??

Mitos Angka 7



Bicara soal angka 7 mengingatkan saya pada seorang sahabat semasa SMA sekaligus guru matematika yang sangat baik (Bapak Sugiat) tetapi entah kenapa banyak murid murid yang kurang berkenan. Mungkin saja alasan mereka kurang suka adalah karena mata pelajaran yang di ajarkan. Tapi sesungguhnya pak Sugiat adalah sosok dan pribadi yang menyenangkan.
………..
Sampailah pada suatu pagi, pelajaran pertama di hari senin pula adalah matematika. Senin itu ribet riweh, malas, dan macet. Tanpa disangka begitu Pak Sugiat masuk ruang kelas, absen pun selesai. Kemudian Pak Sugiat membagikan hasil ulangan minggu lalu. Ada salah satu teman (Heri) yang kebetulan sekali dapat nilai 7 dan itu adalah nilai 7 pertama setelah dua tahun duduk di bangku SMA, biasanya dia mendapat nilai 6. Saking bahagianya si Heri jingkrak jingkrak, lalu Pak Sugiat bilang “ Heri kamu harus banyak latihan, jangan terlalu bangga dengan angka 7 hari ini, asal kamu tau saja bahwa angka 7 yang saya berikan itu ada maknanya.” Kontan si Heri bertanya apakah makna yang dimaksud pak Sugiat. “Kalau boleh tau apa makna angka 7 yang bapak  maksud?” Angka 7 itu dalam bahasa Jawa adalah “pitu” karena saya orang Jawa, maka angka 7 itu adalah angka “pitulungan”. Murid murid yang ngerti bahasa Jawa semua tertawa ngakak, karena pitulungan itu artinya“pertolongan”. Sinopsis  diatas adalah sekelumit cerita di masa SMA.
………..
Kembali ke angka 7, menurut cerita angka 7 telah mempesona sejak jaman dahulu kala. Di China angka 7 dihubungkan dengan kehidupan gadis, dimana gadis mempunyai gigi susu pada usia 7 bulan dan tanggal pada usia 7 tahun, dalam 2 x 7 tahun “roda yin” membuka ketika ia mencapai masa puber, dan pada 7 x 7 = 49 datanglah masa monopause.
……….
Kesakralan angka 7 tidak ditemui di Amerika pra-Columbian dimana bangsa Maya percaya bahwa pada 7 lapis langit dan menganggap 7 sebagai angka penjuru mata angin.
……..
Dalam agama Yahudi (agama sebelum nabi Ibrahim. AS, atau agama pada jaman sebelum Masehi) hari ke 7 menjadi hari libur suci, sehinga di sakralkan, pada hari ke 7 itu larangan bekerja di ubah menjadi perintah. Dalam kitab perjanjian lama penuh angka 7. Pada generasi ke 7 setelah Adam hiduplah Lamech (silsilah dari Adam ) selama 777 tahun dan harus membayar balas dendam selama 777 tahun (Kejadian : 4.24). Tujuh tahun langkah menuju kuil sulaiman berhubungan dengan 7 cerita tentang kuil kuil Babilonia. Lalu Merpati Nuh menghilang selama 7 hari, dan tanda tanda datangnya muncul selama 7 hari, sungai Eufrat terbagi menjadi 7 aliran.
……..
Pada abad ke -14, sejarawan Mesir al-Maqrizi mengatakan bahwa orang orang kristen di Mesir (Koptik) merayakan 7 pesta besar dan 7 pesta kecil di gereja mereka. Dimana pesta yang dilangsungkan adalah 7 untuk pesta kesenangan dan 7 untuk pesta kesedihanMaria yang selaras dengan irama heptadik. Oleh karena itu dalam musik renaisans terdapat sejumlah lagu dengan 7 suara, yang biasanya dipersembahkan kepada Perawan Maria atau berkaitan dengan 7 pahala Roh Kudus.
…………
Angka 7 juga banyak di jumpai di India, menurut cerita, angka 7 adalah angka penting terpenting di Weda selain angka 3. Angka 7 secara khusus berkaitan dengan Agni, dewa Api yang memiliki 7 istri, ibu atau adik serta 7 api, balok atau lidah, dan lagu lagu yang diperuntukkan baginya berjumlah 7. Dalam kepercayaan merea dewa matahari mempunyai 7 kuda penarik keretanya di langit.
……….
Dalam Budha (sidharta Gautama) yang baru lahir diyakini oleh pengikutnya, ketika lahir langsung menapak 7 langkah. Ia mencari keselamatan selama 7 tahun dan mengitari pohon bodhi selama 7 kali sebelum duduk bermeditasi dibawahnya. Masih menurut cerita, bahwa Syurga Budha mempunyai 7 teras, 7 karya keagamaan akan membawa manfaat bagi orang orang yang mempercayai kehidupan ini.
………
Dalam Ilmu pengetahuan, angka 7 adalah dasar dari akumulasi angka yang tak terhitung jumlahnya, mulai dari 7 atom, 7 partikel terkecil dan seterusnya.
Dalam islam, yang menarik dan untuk dicatat adalah, bahwa surah pertama dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah mempunyai 7 ayat. Kalimah Syahadat dalam Laa Ilaaha ilaa Allaah, Muhammad rasul Allah terdiri dari 7 kata. Menurut Al-Qur’an Tuhan menciptakan langit dan bumi menjadi 7 lapis. Lalu Thawaf mengelilingi Ka’bah di Mekkah dilakukan sebanyak 7 kali, demikian juga dengan lari lari kecil (Sa’i) antara Shafa dan Marwah. Pada akhir haji, dekat Mina, syetan di lepar dalam 3 kali masing masing dengan 7 buah kerikil kecil yang lazim disebut (melempar jumroh).
………
Angka 7 juga disukai oleh kaum Sufi. Tasawuf memperbincangkan 7 Lathaaif, atau titik titik subtil pada tubuh tempat kaum Sufi memusatkan kekuatan spiritualnya.
Dalam tradisi Jawa, ada moment tertentu yang berhubungan dengan angka 7. Sebagai contoh ketika orang hamil sudah usia 7 bulan, maka diadakan selamatan dengan istilah yang disebut “Tingkepan”. Lalu pada bayi yang telah berusia 7 bulan, maka ada prosesi yang dinamakan turun tanah.
Demikianlah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Berkehendak telah menciptakan alam semsta dengan penuh misteri, seperti misteri nya angka 7. Allahu’Alam.
………
Uraian diatas adalah berdasar dari apa yang pernah saya baca, ada yang berasal dari koran bekas (lama) yang tanpa sengaja ada di meja tamu saat sayaberkunjung ke rumah sahabat juga kerabat, bahkan kadang nemu hanya selembar saja, dan juga dari cerita para orang tua, pak Kyai ketika ceramah di surau, lalu kadang nyari di Internet. Seperti biasa uraian ini terlalu sederhana dengan menggunakan bahasa yang sederhana pula. Dengan segala kerendahan hati jika ada para sahabat, kerabat atau pembaca artikel ini ada yang berkenan menambahi saya dengan senang hati mempersilahkan. Bebas ber-argumen dan boleh beda pastinya.

CARA CEPAT KAYA



Langkah Cara Menjadi Kaya Menurut Islam – Hampir semua manusia di dunia menginginkan kemakmuran dalam hidupnya. Di dalam perjalanan menuju kaya tersebut, banyak orang yang menempuhnya dengan berbagi cara, entah itu yang baik maupun dengan hal yang buruk. Kekayaan yang diperoleh manusia merupakan anugerah yang sangat bernilai bila didapatkan dengan kerja keras serta proses yang baik. Tetapi, apalah arti sebuah kekayaan jika didapat melalui jalan pintas seperti korupsi, manipulasi, pakai ilmu-ilmu gaib, dsb. Setiap manusia bebas menentukan jalan hidupnya dalam bekerja, entah itu menjadi karyawan, dengan mencari lowongan-lowongan kerja yang ada, ataupun memilih jalan hidup sebagai pengusaha.

Berikut ini akan saya sampaikan Langkah Cara Menjadi Kaya Menurut Islam=

Mencari Rezeki dari yang Halal
Carilah rezeki yang halal dalam hidup, karena dengan kekayaan yang halal maka akan menentramkan hati kita juga. Sebaliknya, jika kita tidak mendapatkannya dengan sesuatu yang halal, maka biasanya akan membuat hidup kita di masa yang akan datang menjadi penuh masalah dan beban moral di kemudian hari.

Menyambung Tali Silaturahmi
Sering-seringlah berkunjung ke sanak saudara, baik saudara dekat maupun saudara jauh, karena silaturahmi akan melancarkan pintu rezeki bagi setiap umat yang menjalaninya. Rasulullah SAW bersabda = “Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rejekinya, atau ditunda umurnya, maka hendaknya ia bersilaturahmi” (muttafaqun ‘alaih)

Bekerja saat Pagi Hari
Bangunlah di saat pagi hari, carilah rezekimu ketika matahari mulai terbit. Ya, kalau orang tua zaman dulu selalu menasehati kita agar bangun pagi, biar rezekinya tidak dipatok ayam, hehehe. Hal itu menunjukkan bahwa rezeki yang dicari oleh manusia haruslah dicari dan dijalani ketika pagi hari. Hal tersebut bermakna bahwa manusia haruslah hidup teratur dan semangat dalam mengejar rezekinya, dan itu dimulai ketika pagi tiba di saat sebagian orang yang lain mungkin masih tidur ataupun bermalas-malasan di rumah.

Bekerja Mencari Rezeki dengan Hati yang Qona’ah, Tidak Dipenuhi Ambisi dan Tidak Serakah
Hal tersebut menunjukkan bahwa sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. Sesuatu yang instan itu jarang bertahan lama, ataupun sering mengalami kegagalan. So, carilah rezeki itu dengan hati yang tulus, ikhlas, dan senang. Janganlah terlalu berambisi, karena orang yang sangat berambisi cenderung dapat berbelok ke jalan yang tidak benar dan menghalalkan segala cara. Ibarat ilmu, semua butuh proses dan pengalaman.

Bertaubat dari Segala Perbuatan Dosa
Saatnya mendekat dan selalu berikhtiar kepada Nya. Jauhkanlah diri dari perbuatan yang dilaknat oleh Allah. Jika kita bertaubat, maka Insya Allah pintu rezeki pun juga dapat terbuka lebar. Jika kita memiliki hati yang lurus, perbuatan yang lurus, maka proses menjadi kaya pun juga menjadi lurus. amin

Membayar Zakat atau Sedekah
“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (Al Baqarah 276). Firman Allah tersebut jelas menunjukkan bahwa sedekah sangat bernilai harganya. sedekah kepada orang lain bernilai 10, kepada orang yang kita kenal bernilai 100, kepada sanak saudara bernilai 1000. Sering-seringlah sedekah dan melaksanakan zakat. Semakin kita banyak memberi, maka Insya Allah kita juga akan semakin banyak menerima rizki dari Nya.

Mensyukuri Segala Nikmat
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (Ibrahim : 7). Ayat tersebut bermakna bahwa kita hendaknya senantiasa mensyukuri nikmat dan rezeki yang telah diberikan Allah kepada umatnya. Rezeki, baik itu banya ataupun sedikit jumlahnya, harus senantiasa kita syukuri dan nikmati segala nikmat yang kita punya. Sungguh kenikmatan yang diberikan oleh Nya sangat banyak dan sangat berarti, dan kita sebagai manusia wajib tuk mensyukurinya.

SEJARAH MASEHI 2



Dulu, zaman Romawi kuno, awalnya kalender hanya dibuat dalam hitungan 10 bulan saja. Alasannya, ketika tiba musim dingin mereka tidak bisa bertani jadi tidak masuk hitungan kalender.




Oh ya, zaman itu kalendar dipahat dibatu dan kemudian batu-batu itu akan dikirim ke daerah-daerah jajahan Romawi. 10 bulan itu adalah ;
1. Martius (31)
2. Aprilis (30)
3. Maius (31)
4. Junius (30)
5. Quintilis (31)
6. Sextilis (30)
7. Septalis (31)
8. Octolis (31)
9. Novelis (30)
10. Decemberis (31)


Dan musim dingin 61 hari sisanya itu tidak dimasukin dalam kalendar. Akhirnya ada 1 orang bernama Numa Numae Pompilus yang mengadakan sedikit reformasi kalender. Dia ini adalah orang perdana yang mendirikan Institusi Pontiface (Kepala Agama). Jadi dia butuh kalendaryang bisa dijadikan patokan kapan harus diadakan upacara dan tidak hanya buat bertani.


Setelah dipertimbangkan dia membutuhkan untuk tahu kapan tanggal 2 minggu sebelum musim dingin berarkhir untuk mengadakan upacara ritual menyambut musim semi.


Akhirnya ditambahkan 2 bulan yaitu ianuarius dan Februarius. Ianuarius berjumlah 29 hari dan februarius hanya berjumlah 28 hari. Jadi total hari dalam 1 thn sekarang adalah 355 hari.
1. Martius (31 days)
2. Aprilis (29 days)
3. Maius (31 days)
4. Junius (29 days)
5. Quintilis (31 days)
6. Sextilis (29 days)
7. September (29 days)
8. October (31 days)
9. November (29 days)
10. December (29 days)
11. Ianuarius (29 days)
12. Februarius (28 days)


Now, seperti kita tahu bahwa sistem kalendar dibuat berdasarkan pengamatan manusia terhadap munculnya bulan atau matahari, dalam kasus Romawi dua-duanya dipakai.


Romawi mendasarkan perhitungan kalendarnya terhadap perhitungan kalendar Yunani dan Yunani tidak menggunakan matahari dan bulan tetapi berdasarkan kemunculan bintang Sirius.


Sayangnya kemudian rada kacau. Para astronomer yang ditugaskan untuk memperhatikan gerak matahari, bulan dan konstelasi menjadi tidak sinkron dengan perhitungan kalendar dan perayaan keagamaan menjadi rancu dan tidak tetap setiap tahunnya.


Jadi diadakan bulan baru yaitu bulan ke 13 yang disebut Marcedonius yang jumlahnya 27 hari. Jadi sekarang jumlah hari dalam 1 thn BISA menjadi 378 hari. Jadi setiap 2 thn sekali, bulan ini akan disisipkan dan menyebabkan rata-rata hari dalam 1 tahun adalah 366 hari dan itu sama dengan 1 tahun solar year.


Tapi, penyisipan bulan ini adalah menjadi hak Pontifex maximus dan karena sering kali terjadi penyalah gunaan hak-hak ini dalam politik Romawi seperti penambahan bulan MARCEDONIUS ini 2 bahkan 4 kali berturut untuk memperpanjang masa jabatan seorang consul dan kemudian selama 4 tahun berikutnya tidak ada penambahan, maka hal ini sering membuat kacau perhitungan gaji, dan juga masa jabatan seseorang.


Akhirnya pada thn 45 SM, Julius caeasr mereformasi lagi kalendar ini dan menjadi ;


1) Ianuarius ( merujuk pada Janus, Dewa penjaga pintu dari romawi. Janus memiliki 2 wajah, 1 menghadap kebelakang (masa lalu) 1 menghadap depan (masa depan)),


2) Februarius (brasal dari festival purification dari Roma),


3) Martius(Berasal dari kata Mars atau dewa perang romawi),


4) Aprilis(Dari aperire, dalam bahasa latin berarti buka),


5) Maius,


6) Iunius,


7) Quintilis(Berasal dari kata Julius Caesar, di namai begitu oleh Mark Anthony 44 BC),


8) Sextilis(lalu dikenal dengan August, dinamai pada saat 8 BC, demi menghargai Raja Augustus),


9) September,
10) October,
11) November,
12) December,




Dan juga karena 1 januari jatuh pada puncak musim dingin, maka disaat itu biasanya pemilihan consul diadakan, karena semua aktivitas umumnya libur dan semua senat dapat berkumpul untuk memilih konsul, dan dibulan Februari konsul yang terpilih dapat diberkati dalam upacara menyambut musim semi yang artinya menyambut hal yang baru.


Kalender Yang Kita Kenal
Namun, masalah kalendar ini tidak berhenti sampai disini. Ternyata 1 tahun itu bukan 366 hari, tetapi 365 1/4 hari dan Julius Caesar memerintahkan untuk menambahkan 1 hari ditahun ke 4. Tetapi tampaknya terjadi kerancuan, misal sekarang thn 2000, thn ke 4 harusnya adalah tahun 2004 tetapi petugas penjaga kalendar waktu itu menghitung 2000 sebagai tahun ke 1 jadi akibatnya dia menambahkan 1 hari pada tahun 2003 dan bukan 2004 dan ini terjadi sejak thn 45 SM.


Sementara untuk penamaan hari


Senin : Monday (Moon’s Day)


Selasa : Tuesday (Tiu’s Day, di ambil dari nama dewa perang Tiu)


Rabu : Wednesday (Woden’s day)


Kamis : (Thursday, Thor’s day, Thor adalah dewa petir)


Jumat : (Friday, Freyja’s day, seperti Venus, Freyja adalah dewi cinta)


Sabtu : (Saturday) diambil dari saturn, saturn’s day


Minggu : (Sunday) Di ambil dari matahari, Sun’s Day


Sumber : rileks.com

SEJARAH MASEHI


Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.
Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.
Perayaan Tahun Baru
Saat ini, tahun baru 1 Januari telah dijadikan sebagai salah satu hari suci umat Kristen. Namun kenyataannya, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Dunia.
Pada mulanya perayaan ini dirayakan baik oleh orang Yahudi yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September. Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari. Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari pada tahun 1582 dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.
Perayaan Tahun Baru Zaman Dulu
Seperti kita ketahu, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam. Contohnya di Brazil. Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil.
Seperti halnya di Brazil, orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).
Sedangkan menurut kepercayaan orang Jerman, jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year's Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan pangan selama setahun penuh. Bagi orang kristen yang mayoritas menghuni belahan benua Eropa, tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen sering disebut agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.
Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne.Di negara-negara lain, termasuk Indonesia? Sama saja!
Bagi kita, orang Islam, merayakan tahun baru Masehi, tentu saja akan semakin ikut andil dalam menghapus jejak-jejak sejarah Islam yang hebat. Sementara beberapa pekan yang lalu, kita semua sudah melewati tahun baru Muharram, dengan sepi tanpa gemuruh apapun. (sa/berbagaisumber)



Populer